Pesona Keindahan dan Misteri Pantai Watu Maladong

Pesona Keindahan dan Misteri Pantai Watu Maladong

Pesona Keindahan dan Misteri Pantai Watu Maladong – Pantai Watu Maladong merupakan objek wisata pantai yang memilikig ugusan batu karang raksasa serta tebing yang menjulang tinggi di sepanjang pantainya.

Hal ini tentu saja memicu pantai yang satu ini terlihat begitu unik. Bahkan ada satu batu karang yang di sebut-sebut sama dengan rumah adat Sumba sebab bentuknya yang punya empat tiang penyangga.

Panorama paling menonjol di pantai ini adalah pulau-pulau karang mini yang terpencar dari induknya. Pulau-pulau karang bak hidup dengan tutupan tumbuhan hijau di puncaknya.

Tumbuhan itu adalah tetumbuhan adaptif, bertahan d icelah-celah karang dan memberi warna kehidupan misterius di permukannya.

Pemandangan indah nan apik dapat dicermati dengan jelas dan bahagia dari segi tepian pantai Watu Maladong. Pantai dengan bongkahan batu-batu besar dan nyaman untuk bersantai ria. Lokasi ini pun ideal di manfaatkan untuk melahap bekal makanan yang pengunjung bawa.

Sementara itu, beberapa batu karang yang ada di pesisir pantai punya tekstur yang sama dengan pintu gua dengan cela-cela kecil di tiap tiap sisinya. Sedangkan yang lainnya menjulang tinggi dan kokoh seakan tak dulu goyang dapat terjangan ombak.

Kemudian, andaikata di perhatikan batu karang tersebut punya celah-celah kecil yang terbentuk secara alami. Untuk itu pengunjung pun bisa memakai area tersebut sebagai spot foto yang unik supaya membuahkan foto yang bagus untuk nanti di unggah ke media sosial.

Lokasi Pantai Watu Maladong

Lokasi Pantai Watu Maladong terdapat di Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Namun, lokasi indah ini berjarak atau sekitar 57 kilometer dari pusat kota Tambolaka.

Rute Menuju Pantai Watu Maladong

Rute menuju Pantai Watu Maladong, pengunjung dari luar Sumba bisa memakai pesawat dengan rute ke Tambolaka.

Pesawat dari Jakarta dapat mendarat di Bandar Udara Tambolaka, sehabis transit dan berubah pesawat dengan yang berbaling-baling di Bandara Ngurah Rai Denpasar.

Dari Bandara Tambolaka jarak ke pantai ini udah tidak amat jauh. Pengunjung bisa memakai angkutan umum atau menyewa kendaraan pribadi.

Jika pilih memakai angkutan umum, pengunjung bisa naik mini bus yang menuju kearah Walandimu.

Letak pantai ini memadai terpencil supaya tidak ada angkutan umum yang melayani obyek sampai ke pantai ini.

Karena itu, maka sehabis turun dari Bis di Walandimu, perjalanan dilanjutkan dengan memakai ojek motor sampai ke Pantai Watu Maladong.

Jam Buka Pantai Watu Maladong

Jam buka Pantai Watu Maladong tiap tiap hari Senin sampai Minggu
Beroperasional sepanjang 24 jam

Namun demikianlah tidak disarankan untuk berkunjung di waktu hari udah gelap. Selain faktor halangan untuk menikmati keindahan panorama, termasuk sebab kurangnya penerangan di wilayah maupun di jalur menuju lokasi.

Tiket Pantai Watu Maladong

Pengunjung yang menginginkan berkunjung ke Pantai Watu Maladong, tidak dipungut bayaran tiket masuk. Jadi pengunjung cuma harus mempersiapkan ongkos transportasi saja.

Baca Juga: Keelokan dan Misteri Danau Gunung Tujuh di Kerinci

Daya Tarik Pantai Watu Maladong

1. 5 Karang Raksasa

Sebelum sampai ke Pantai, dari pinggir tebing pengunjung udah dapat melihat air sungai mengalir ke muara, bersua dengan 5 gugusan karang besar dan kecil.

Bukit karang tersebut punya beberapa lubang di anggota bawahnya akibat konsisten tergerus ombak.

Bila pengunjung berada di posisi yang pas, bukit karang tersebut dapat terlihat layaknya punya kaki. Kemudian anggota atas bukit yang berwujud bulat seakan menyempurnakan wujud karang ini layaknya penyu.

Selain itu, andaikata pengunjung berkunjung pada waktu sore dapat terlihat bebatuan yang tersebar di pinggiran sungai.

Bila bebatuan ini terlihat maka itu berarti bahwa air sedang surut atau warga sekitar lebih mengenalnya dengan sebutan air sedang bakering.

Sementara itu, sungai tersebut termasuk punya pasir putih yang amat lembut apalagi andaikata pengunjung menginjaknya, kaki seakan terperosot ke dalam.

Namun berhati-hatilah pada waktu berendam di sungai ini sebab aliran air memadai punya energi untuk mempunyai perenang ke ujung muara yang punya ombak.

Saat air masih bakering, pengunjung bisa terjadi menyusuri pantai mengitari karang raksasa yang berdinding tegak lurus.

Garis-garis dan perbedaan warna pada dinding menyatakan batas-batas air. Bagi pengunjung yang punya nyali, dan bahagia adrenalin, bisa coba memanjat karang raksasa itu.

2. Legenda Siluman Penyu

Siapa sangka kecuali pantai yang punya keindahan alam yang mempesona ini ternyata dianggap sebagi area yang memadai angker oleh warga setempat.

Hal ini sebab sebuah cerita yang menyebutkan bahwa pada zaman perang banyak musuh yang mati di bunuh kemudian di buang ke sungai. Lalu mayat tersebut terbawa arus sampai menuju ke muara.

Selain itu, ada termasuk cerita mitos perihal karang yang sama dengan penyu. Batu karang ini dulunya di anggap sebahgai seekor penyu ajaib yang punya kapabilitas berkata layaknya manusia.

Dikisahkan kecuali penyu tersebut membantu seorang petani menyeberangi muara sungai dari pulau Sumba ke pulau seberang.

Dikisahkan kecuali petani tersebut hendak mencari Numbu Ranggata yang merupakan tombak leluhurnya yang tertancap di perut seekor babi.

Babi tersebut kerap mengakibatkan kerusakan kebunnya dan pada waktu petani itu menombaknya babi tersebut kabur. Petani itu pun mengejar babi yang terluka itu ikuti jejak bekas darahnya sampai ke pinggir pantai.

Sang petani pun bingung harus mencari kemana ulang sampai berkunjung lah seekor penyu yang bisa berkata menyebutkan bahwa apa yang di cari petani ada di pulau seberang. Kemudian, naiklah petani ke punggung penyu dan mereka pun berenang menyeberang.

Sesampainya di pulau seberang, petani bersua dengan seorang nenek yang menyebutkan bahwa babi perusak kebunnya adalah babi jadi-jadian.

Yakni, manusia yang punya pengetahuan untuk berubah jadi babi. Bersamaan dengan kejadian itu ada kabar yang menyebutkan kecuali kepala suku sedang sakit. Dan anehnya meski udah banyak yang mengobatinya luka di perutnya tak kunjung sembuh.

Lantas petani itu pun bertanya kepada kepala suku apakah ia tertikam tombak atau tidak. Kepala suku beserta keluarganya pun terkaget kenapa ada orang yang jelas penyebab penyakitnya itu. Hingga ia pun berharap kepada petani tersebut untuk mengobati penyakitnya itu, dengan imbalan apa saja.

Sebelumnya, petani itu udah di bekali ramuan obat oleh nenek yang di temuinya di pulau sebrang sebelum ia berangkat menemui kepala suku.

Selain itu sang petani termasuk di beri pesan oleh nenek kecuali ia (kepala suku) menawarkan imbalan sebagai hadiah untuk menyembuhkannya maka mintalah termasuk Watu Malandong miliknya selain berharap Tombak Bumbu Ranggata punya petani tersebut.

Singkat cerita, kepala suku pun sembuh seketika. Namun, mendengar keinginan sang petani kepala suku langsung murka terkaget bagaimana ada orang yang jelas harta punya nilai miliknya.

Tapi siapa sangka ternyata petani pun mampu mengalahkan kepala suku dan berhasil mempunyai dua benda tersebut yakni Numbu Ranggata dan Watu Malandong.

Akhirnya petani itu pun ulang menyebrangi pulau dengan pemberian penyu raksasa beserta dengan Watu Malandong.

Di segi lain, Watu Malandong merupakan tiga buah batu yang bisa menciptakan sumber air, menumbuhkan padi, jagung, dan jewawut yang niscaya mempunyai kemakmuran di tanah kelahirannya.

Objek Wisata Dekat Pantai Watu Maladong

Selain Pantai Watu Maladong, Sumba Barat Daya termasuk punya pantai karang lain. Salah satu yang populer adalah Tanjung Mareha. Tanjung ini dekat dengan Pantai MBawana. Tanjung ini punya sebuah tebing-tebing besar yang mempunyai keindahan dan panorama yang luar biasa.

Dari atas tebing dengan rerumputan hijau ini Pengunjung bisa melihat salah satu ikon dari Pantai Mbawana yakni karang bolong. Salah satu panorama magis di pantai berbatu ini adalah waktu matahari terbit atau matahari terbenam.

Walau Sumba populer sebagai area beriklim Sabana Tropis, tetapi Sumba Barat Daya memilki wisata air terjun. Objek wisata itu adalah Air Terjun Waikelo Sawah, yang merupakan sumber air di Sumba yang tidak dulu kering. Terletak di area dengan topografi perbukitan dan wilayah sejuk, tingkatkan pesona wilayah ini. Sumber airnya dari sungai bawah tanah.

Demikian sekilas deskripsi pesona yang di miliki Pantau Watu Maladong. Tentu saja yang bisa kami ceritakan ini cuma lebih dari satu kecil saja dari pesona wilayah ini. Masih ada banyak sensasi yang bisa anda peroleh dengan datang ke langsung wilayah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *